Tampilkan postingan dengan label Diabetes. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Diabetes. Tampilkan semua postingan

Permasalahan Seksual Pengidap Diabetes




Permasalahan Sesual ,- Selain ketidak normalan dalam keadaan kulit dan daging yang sukar sembuh ketika terjadi luka, ternyata pengidap Diabetes pun memiliki permasalahan seksual yang perlu dipahami. Diperkirakan kurang lebih 40% dan 30% wanita pengidap Diabetes Melitus memiliki keluhan seksualitas. Utamanya orang lanjut usia yang telah menderita Diabetes Melitus selama bertahun-tahun sangat rentan mengalami penurunan Libido, Ereksi ( Impotensi ) pada penderita laki-laki dan pengurangan pelumas pada penderita wanita.

Penyebab Permasalahan Sex Pengidap Diabtes


Kelemahan dan kelelahan karena Hiperglikemia diyakini merupakan faktor penyebab dari penurunan Libido. Penyakit syaraf dan kerusakan pembuluh darah yang berhubungan dengan Diabetes Melitus dapat menyebabkan difungsi ereksi ketika syaraf ataupun pembuluh darah rusak aliran darah ke penis akan berkurang sehingga ereksi tidak dapat terlangsung. Kesulitan dalam mempertahankan ereksi ini terjadi secara bertahap seiring dengan kerusakan yang terjadi, yang terkadang disertai dengan ejakulasi retrogard ( Seperma menyemprot kedalam ). Kerusakan syaraf serta pembuluh darah dan sel-sel pada dinding vagina menyebabkan berkurangnya pelumas yang berakibat adanya rasa nyeri ketika berhubungan seks. Rasa sakit ini pada gilirannya sangat mengurangi gairah wanita dalam merespon rangsangan seksual, sehingga lubrikasi akan terus berkurang, yang tidak ubahnya seperti Ring Devil.


Terapi


Jika anda memiliki masalah seksual yang berkaitan dengan Diabetes Melitus, coba bicarakanlah dengan Dokter anda. Karena anda tidak dianjurkan untuk memerima permasalahan ini dengan pasrah. Perawatan impotensi yang dapat diberikan dokter meliputi pemantauan glukosa darah yang lebih baik ( ini juga merupakan pengelolaan diabetes yang dianjurkan untuk setiap orang ) pemberian obat oral, alat bantu mekanis, serta lainnya. Dan untuk pasien wanita mungkin dokter akan menganjurkan penggunaan pelumas vagina untuk mengurangi masalah lubrikasi.

Tips Berpuasa Bagi pengidap Diabetes

Berpuasa Diabetes ,- Bagi anda yang mengidap penyakit Diabetes Melitus dan ingin untuk menjalai ibadah puasa, jangan terlalu khawatir pertama yaitu keyakinan diri dan ikhitiar yang perlu dilakukan. Langkah awal yang dapat ditempuh sebaiknya anda cek kadar gula darah terlebih dahulu, kemudian mintalah saran dokter dan hitung kebutuhan jumlah kalori anda dalam sehari, tentu menyesuaikan dengan kondisi tubuh anda.

Adapun hal-hal yang perlu anda para penderita Diabetes Melitus perhatikan yaitu :
  1. Apabila diperlukan minumlah obat pengatur atau pengontrol kadar gula darah sebelum setelah buka dan sahur.
  2. Anda pun bisa suntikan insulin, dengan catatan konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter, agar dapat diatur dengan cepat.
  3. Jika kadar gula turun secara tiba-tiba, segera hentikan puasa anda. Gejalanya yaitu badan lemas dan gemetar, pusing jantung berdebar, serta keluar keringat dingin. Segeralah minum air gula dan konsumsi makanan berkarbohidrat tinggi, seperti kurma.

Hipoglikemia bisa terjadi ketika Olah Raga

Hipoglikemia Ketika Olah Raga || Seperti yang kita ketahui pada dasarnya olah raga merupakan kegiatan yang baik dan menyehatkan tanpa terkecuali bagi para pengidap penyakit Diabetes Melitus. Dengan berolah raga dapat mengontrol kadar gula darah dan menegah Komplikasi Diabetes Melitus jangka panjang salah satunya seperti Kerusakan Syaraf dan Penyakit Jantung. Akan tetapi andapun harus tetap berjaga-jaga dengan resiko terjadinya penurunan gula darah terlalu rendah atau yang sering disebut dengan hipoglikemi. Sangatlah penting bagi anda dan yang mendampingi anda yang berolah raga agar mengetahui gejala dan penanganan seperti apa jika terjadi Hipoglikemia.



Ketika berolah raga tubuh membutuhkan energi yang cukup banyak, yang mana energi tersebut berasal dari metabolisme tubuh yang mengolah glukosa dalam darah. Yang lama kelamaan glukosa akan mengalami penurunan karena telah berubah menjadi energi. Inilah alasan kenapa penderita gula darah atau Diabetes Melitus karena dapat membantu menjaga kadar gula dalam darah. Akan tetapi apabila Glukosa terpakai terlalu banyak, maka kadar gula darah akan turun dan menjadi rendah yang pada akhirnya terjadilah yang disebut dengan hipoglikemia.

Berikut merupakan Gejala dari Hipoglikemia :
  1. Lelah dan kelemahan.
  2. Bingung.
  3. Lapar.
  4. Gemetar.
  5. Berkeringat dingin.
  6. Nyeri kepala.
  7. Pingsan atau kejang ( untuk kasus berat )




Untuk respon tubuh dalam menanggapi kegiata yang anda lakukan tentulah akan berbeda-beda, sehingga anda haruslah mempersiapkan diri untuk keadaan darurat apabila terjadi Hipoglikemia ketika berolah raga ataupun setelah selesai berolah raga.

Berikut ini merupakan tips mencegah hipoglikemia ketika berolah raga :
  1. Cobalah konsultasikan dengan dokter anda jenis apakah olah raga yang paling cocok untuk anda jalani dengan dosis obat atau insulin serta pola diet anda.
  2. Coba periksa kadar gula darah sebelum berolah raga.
  3.  Konsumsilah makanan kecil sebelum melakukan olah raga, apabila kadar gula dalam darah berada pada batas normal.
  4. Kenalilah gejala Hipoglikemia, dan segeralah hentikan olahraga jika anda merasakannya. Segera periksa kembali kadar gula darah anda, kemudian lakukan penanganan sesuai hasilnya.
  5. Bawalah selalu makanan kecil seperti peremen yang dapat langsung anda konsumsi saat terjadi hipoglikemia terjadi ( untuk mengubah kadar gula darah ).
  6. Apabila telah berolah raga lebih dari 1jam, periksakan gula darah secara berinterval. Anda mungkin perlu memakan makanan kecil ketika berolah raga.
  7. Pastikan anda selalu memeriksa kadar gula darah setelah berolah raga.

Obati Diabetes Secara Alami

Obat Diabetes Alami || Khasiat alam untuk sebuah pengobatan Diabetes Melitus paling akurat tanpa adanya efek samping dan resiko komplikasi kerusakan lambung atau ginjal. Kami perkenalkan ekstrak kulit buah manggis dan daun sirsak yang tertuang dalam sebotol obat herbal bernama ACE MAXS untuk anda dimanapun yang menderita penyakit Diabetes Melitus, produk pilihan paling tepat yang dapat anda gunakan dan telah terbukti mampu mengobati penyakit Diabetes Melitus secara alami dan presisi tanpa efek samping dan resiko komplikasi kerusakan lambung atau ginjal.




Kemampuan manggis dalam mengobati penyakit Diabetes Melitus telah teruji secara ilmiah. Pada pricap kulit manggis terdapat kandungan anti-oksidan yang luar biasa kuatnya bernama xanthones. Menurut Dr. Templeman ; meskipun percobaan laborarorium uji coba pada manusia tidak cukup atau tepatnya belum ada, namun beliau yakin dengan hasil klinis bahwa zat xanthone bertindak sebagai pengurang resistensi insulin yang mengalami kerusakan pada Diabetes type 2. Selain daripada itu di Eropa tepatnya Negara Jerman telah memperlakukan neuropati perifer dengan anti-oksidan, yang keseluruhannya ditujukan untuk komplikasi penderita Diabetes Melitus dari akibat kerusakan yang ditimbulkan oleh radikal bebas.

Tidak jauh berbeda dengan khasiat kulit manggis, pada daun sirsak sebagai obat Diabetes Melitus telah diakui. Sirsak dipercaya mampu mengurangi kadar gula dalam darah serta menstabilkannya dalam batas normal yaitu pada kisaran 70 mg/dL sampai dengan 120 mg/dL.

Mulyadi Tejrapanata yang merupakan seorang Direktur Klinik Medizone ; mengemukakan bahwa didalam sirsak terdapat gizi yang begitu penting bagi tubuh kita. Pada daun dan Buahnya terdapat kandungan Fruktosa, Lemak, Protein, Kalsium, Fosfor, Besi, Vit A, Vit B, Kemudian senyawa golongan tanin, Fitosterol, Alkaloida, serta Acetogenins.

Dari beberapa penilitian medis mulai berhasil mengungkapkan mekanisme kerja anti-diabet dari ekstrak daun sirsak ini. Melalui eksperimen terhadap hewan tikus terungkap bahwa ekstrak daun sirsak mampu memperbaiki sel beta-pankreas yang memiliki fungsi sebagai penghasil insulin.

Dari kombinasi Buah Manggis dan Daun Sirsak yang diformulasikan secara presisi pada obat Diabetes melitus ACE MAXS sangat memberikan harapan baru bagi para pengidap Diabetes Melitus. Dan diharapkan ACE MAXS menjadi obat utama bagi penanganan dan kesembuhan penyakit Diabetes.


TESTIMONI Sembuh Dari Penyakit DIABETES MELITUS Setelah Mengkonsumsi Obat Diabetes ACE MAXS


Selalu kami katakan bahwa kemampuan ACE MAXS sebagai obat Diabetes Melitus alami telah terbukti ! dan bukan hanya isapan jempol belaka ! berikut ini sedikit kami sertakan pengalaman konsumen diberbagai daerah yang telah berhasil sembuh dengan obat diabetes alami dari ACE MAXS.


  • Nama Lengkap : Basya Arifin Cahyo
  • Usia : 42 Tahun
  • Asal : Bumi Serpong Damai - Tangerang
  • Profesi : Karyawan Suasta
  • Penyakit : Diabetes Melitus
Obat Diabetes Alami || Hampir tiga tahun saya mengidap penyakit Diabetes Melitus serta telah meminum berbagai jenis obat Dokter untuk mengobati penyakit ini sejak pertama kali divonis mengidap Diabetes Melitus. Sayapun selalu menjaga pola makan dan berolah raga. Memang Diabetes Melitus yang saya alami belum mencapai titik kronis namun apabila tidak dijaga saya tau ini akan berdampak buruk pada kesehatan saya. Hingga saya putuskan untuk mengkombinasikan ACE MAXS dan obat dokter dengan aturan saya meminum obat dokter terlebih dahulu kemudian setelah 2 jam baru saya konsumsi ACE MAXS, baru juga saya habis 3 botol saya sudah meraskan perbedaan yang lebih baik pada tubuh mulai dari badan terasa fit, rasa kantuk yang sering melanda kini hilang, bagitupun dengan rasa haus yang terus menerus jadi hilang. Masuk ke 6 botol secara perlahan obat dokter saya kurangi frekuensi minumnya. Dan hingga saya konsumsi 10 botol ACE MAXS Diabetes Melitus pun kembali normal. Dan untuk menjaga saya masih mengkonsumsi ACE MAXS 2x Sehari satu sloki.


  • Nama Lengkap : Rustiningsih Awaliyah
  • Usia : 43 Tahun
  • Asal : Jakarta
  • Profesi : Pengusaha
  • Penyakit : Diabetes Melitus
Obat Diabetes Alami || Sebagai pengusaha yang bisa dikatakan sukses rasanya saya sudah menjalani gaya dan pola hidup sehat sesuai yang dipaparkan oleh dokter dan media yang sering dimuat. Namun apa yang terjadi  ? nyatanya setelah saya memeriksakan kesehatan ternyata Dokter memberitahukan bahwa saya mengidap Diabetes Melitus, namun saya berfikir positif " meski hasil lab menunjukan saya positif pula mengidap Diabetes Melitus " paparnya ketika sedang menceritakan kepda staf ACE MAXS yang pada waktu itu menyambangi kediamannya untuk mengantarkan Produk ACE MAXS yang dipesannya. Seminggu setelah itu kami mendapatkan kabar bahwa kondisi Rustiningsih kembali membaik " saya minum ACE MAXS sangat intens dan disiplin setiap harinya 35 - 75ml, perlahan namun pasti dan kebetulan saya paham cara kerja herbal itu berbeda dengan kimia, yang mana herbal itu memerlukan waktu yang relatif lama agar kita mendapatkan hasil yang maksimal, beda dengan obat kimia yang saat itu diminum saat itu juga khasiatnya sudah bisa dirasakan namun beresiko buruk untuk organ tubuh. Setelah habil 12 botol saya periksakan ke lab lagi, dan bersukur hasilnya saya kembali normal.


  • Nama Lengkap : Peter Batata
  • Usia : 70 Tahun
  • Profesi : Pensiunan Tentara
  • Asal : Cibinong - Bogor
  • Penyakit : Diabetes Melitus
Obat Diabetes Alami || Saya memiliki keluhan penyakit gula darah atau tepatnya Diabetes Melitus selama puluhan tahun yang akibatnya kaki kanan saya luka dan jari kari kiri saya telah diamputasi. Pendengaranpun jadinya kurang baik, sulit tidur nyenyak bahkan untuk mandipun saya tidak dapat melakukannya sendiri. Hingga akhirnya tuhan mempertemukan saya pada produk benama ACE MAXS, hingga saya mengkonsumsi 6 botol ACE MAXS kaki saya yang luka perlahan mulai mengering, pendengaran saya kembali baik, dan mampu berdiri sendiri hingga mandipun kini bisa sendiri dan tidak perlu dibantu lagi. Saya selalu berterimakasih kepada tuhan karena dipertemukan dengan produk ACE MAXS, hingga akhirnya kini saya bisa kembali beraktifitas dengan normal, dan dapat kembali menikmati hari - hari saya dengan semangat.

Itulah bukti nyata dari khasiat ekstrak Buah manggis dan Daun Sirsak yang terkandung dalam Obat Diabetes Melitus alami dari ACE MAXS. Sehingga jangan ragu untuk memulai pengobatan Diabetes Melitus dengan obat Diabetes Melitus alami dari ACE MAXS, karena disamping dapat menyembuhkan juga bebas dari efek samping yang dapat merusak organ tubuh lain.



|| Cara Pemesanan Produk silahkan KLIK DISINI ||


Cara Agar terhindar dari penyakit Diabetes Melitus

Terhindar dari Diabetes ,- Seperti yang telah kita ketahui bahwa pnyakit yang satu ini sangat ditakuti dan memang harus kita hindari tentunya, mengingat tentu akan sangat menderita ketika kita terkena penyakit Diabetes bukan ?, Pencegahan penyakit Diabetes Melitus yang khususnya Diabetes type 2 yang utamanya ditujukan pada orang yang beresiko mengidap Diabetes type 2 ini. Tujuannya semata-mata untuk memperlambat Diabetes type 2, menjaga fungsi sel insulin pada pankreas, seta mencegah dan memperlambat munculnya gangguan pada jantung serta pembuluh darah. Faktor resko Diabetes type 2 dibedakan menjadi faktor yang dapat dimodifikasi & faktor yang tidak dapat dimodifikasi. Usaha pencegahan ini dilakukan dengan mengurangi resiko yang dapat dimodifikasi.


Faktor resiko pada Diabetes Melitus yang tidak dapat dimodifikasi

Salah satu contohnya yaitu ras & etnik, riwayat anggota keluarga yang menderita Diabetes Melitus, usia lebih dari 45 tahun, riwayat melahirkan bayi dengan berat badan lebih dari 4.000 gram atau riwayat pernah menderita Diabetes Melitus Gestasional ( DMG ), serta riwayat lahir dengan berat badan rendah kurang dari 2,5 Kg.


Fakor resiko Diabetes Melitus yang dapat dimodifikasi

Salah satu contohnya berat badan berlebih, kurang aktivitas fisik, Hipertensi ( > 140 / 90 mmHg ), gangguan profil lipid dalam darah ( HDL < 35mg/dL), dan atau Trigliserida > 250 mg/dL, diet tidak sehat tinggi gula dan rendah serat. Pencegahan Diabetes Melitus ini juga haruslah dilakukan oleh pasien-pasien prediabetes yaitu mereka-mereka yang mengalami intoleransi glukosa ( GDPP dan TGT ) dan beresiko terkena Diabetes type 2.

Pencegahan Diabetes type 2 pada orang-orang yang beresiko pada perinsipnya yaitu dengan mengubah pola hidup menjad lebih baik dan menyehatkan seperti olahraga, penyesuaian berat badan, dan pengaturan pola makan. Berdasarkan analisis terhadap sekelompok orang dengan perubahan gaya hidup intensif, pencegahan diabetes itu paling berhubungan dengan penurunan berat badan. Berdasarkan riset penurunan berat badan 5 - 10 % dapat mencegah dan memperlambat munculnya Diabetes type 2. Dan tentunya harus diimbangi dengan pola makan yang sehat yaitu terdiri dari karbohidrat kompleks, mengandung sedikit lemak jenuh dan tinggi serat larut, kemudian asupan kalori ditujukan untuk mencapai berat badan ideal.

Kemudian aktivitas fisik haruslah ditingkatkan seperti berolah raga rutin paling sedikitnya 150menit perminggu, dibagi 3 - 4 kali seminggu, karena dengan berolahraga resistensi insulin dapat diperbaiki untuk pasien prediabetes, meningkatkan kadar HDL ( kolesterol baik ), serta membantu mencapai berat badan ideal. Diasamping olahraga sangat disarankan untuk aktif dalam menjalani aktivitas sehari - hari. Dan bagi anda peroko aktif, baiknya segera sudahi merokok anda.

Komplikasi Penyakit Diabetes Melitus

Komplikasi Diabetes Melitus ,- Komplikasi dapat terjadi pada penderita Diabetes melitus apabila kadar gula dalam darah tidak terkontrol, baik itu bersifat akut ataupun kronik. Oleh karena itu sangatlah penting bagi para penderita untuk selalu memantau kadar glukosa dalam darahnya.

Komplikasi Akut Diabetes Melitus

Diabetes dikatakan dalam keadaan komplikasi akut apabila Ketoasidosis Diabetik ( KAD ) dan Status Hiperglikemi Hiperosmolar ( SHH ). Dalam dua keadaan kadar glukosa darah sangatlah tinggi ( pada KAD 300 - 600 mg/dL, pada SHH 600 - 1200 mg/dL ), dan kebanyakan pasien tidak menyadarinya, karena angka kematiannya tinggi dan tentunya pasien harus segera dibawa kerumah sakit untuk mendapatkan penanganan yang memadai.

Hipoglikemia keadaan juga masuk kedalam komplikasi akut DM, di mana terjadi penurunan kadar glukosa darah sampai < 60 mg/dL. Pasien DM yang tidak sadarkan diri harus difikirkan mengalami keadaan hipoglikemia. Hal - hal yang dapat menyebabkan terjadinya hipoglikemia misalnya pasien meminum obat terlalu banyak ( Paling sering golongan sulfoniluera ) atau menyuntik insulin terlalu banyak, atau pasien tidak makan setelah minum obat atau menyuntik insulin.

Gejala hipoglikemia antaralain banyak berkeringat, berdebar - debar, gemetar, rasa lapar, pusing, gelisah, dan jika berat, dapat hilang kesadaran sampai koma. Apabila pasien sadar, dapat diberikan minuman manis yang mengandung glukosa. Dan apabila keadaan pasien tidak kunjung membaik atau pasien mengalami tidak sadarkan diri haruslah segera di bawa kerumah sakit untuk mendapatkan penanganan dan pemantauan selanjutnya.
Komplikasi Kronik

Penyakit Diabetes Melitus yang tidak terkontrol dalam waktu lama akan menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah dan syaraf, pembuluh darah yang dapat mengalami kerusakan terbagi menjadi 2 jenis yaitu pembuluh darah kecil dan besar.

Yang termasuk pembuluh darah besar antara lain :
  • Pembuluh darah jantung, yang bila mengalami kerusakan akan menyebabkan penyakit Jantung Koroner dan Serangan Jantung mendadak.
  • Pembuluh darah tepi, terutama pada tungkai yang apabila mengalami kerusakan akan menyebabkan luka iskemik pada kaki.
  • Pembuluh darah otak, yang apabila mengalami kerusakan akan dapat menyebabkan Stroke.
Kerusakan pembuluh darah kecil ( Mikroangiopati ) misalnya mengenai pembuluh darah retina dan dapat menyebabkan kebutaan. Selain itu dapat terjadi kerusakan pada pembuluh darah ginjal yang akan nefropati diabetikum.

Bagian syaraf yagn paling sering mengalami kerusakan yaitu syaraf prifer, yang dapat merasakan perasaan kebas atau ba'al pada bagian ujung jari. Karena rasa kebas yang terutama pada bagian kaki,maka penderita penyakit Diabetes Melitus sering kali tidak menyadari adanya luka pada bagian kaki, dan ini beresiko menjadi luka yang lebih dalam ( ulkus kaki ) dan terkadang diperlukan tindakan amputasi / pemotongan organ. Selain daripada kebas biasanya penderita Diabetes Melitus mengalami keadaan kaki seperti terbakar serta bergetar sendiri, dan akan lebih terasa sakit pada malam hari serta kelemahan pada bagian tangan dan kaki. Pada penderita yang telah mengalami kerusakan syaraf perifer, maka haruslah diajarkan mengenai perawatan kaki yang memadai sehingga akan memninimalisir resiko amputasi.

Gejala dari Penyakit Diabetes Melitus

Gejala Diabetes Melitus ,- Hampir sebagian besar penderita Diabetes Melitus tidak menyadari bahwa dirinya telah mengidap penyakit Diabetes Melitus, bahkan hingga bertahun - tahun kemudian. Nah perlu anda curigai keberadaan Diabetes Melitus dalam tubuh apabila keluhan Gejala Kelasik Diabetes Melitus seperti dibawah ini :
  1. Banyak berkemih / kencing.
  2. Rasa haus sehingga sering banyak minum.
  3. Banyak makan karena perasaan lapar terus menerus.
  4. Penurunan berat badan tanpa ada sebab.
Jika ke 4 keluhan diatas telah dirasakan, untuk meyakinkan diagnosis dapat diperiksa keluhan tambahan pada penderita Diabetes Melitus yaitu :
  1. Lemas, mudah lemah, kesemutan, gatal.
  2. Penglihatan kabur.
  3. Penyembuhan luka yang lama.
  4. Disfungsi ereksi pada pasien pria.
  5. Gatal kelamin pada pasien wanita.
Perlu diketahui bahwa Diagnosis Diabetes Melitus itu tidak boleh didasarkan atas ditemukannya kadar glukosa pada urine saja. Diagnosis dilakukan dengan pemeriksaan kadar Glukosa darah pada pembuluh vena. Sedang untuk mengontrol dan melihat hasil terapi dapat dilakukan dengan memeriksa kadar gula darah kapiler dengan glukometer.

Seseorang didiagnosis menderita Diabetes Melitus apabila mengalami salah satu kriteria seperti dibawah ini :
  1. Mengalami Gejala Klasik Diabetes Melitus dan Kadar Glukosa Plasma sewaktu ≥ 200 mg/dL.
  2. Mengalami Gejala Klasik Diabetes Melitus dan Kadar plasma Glukosa Puasa ≥ 126 mg/dL.
  3. Kadar gula plasma 2 jam setelah tes Tes Toleransi Gula Oral ( TTGO ) ≥ 200 mg/dL.
  4. Pemeriksaan HbA1C 6.5 %
Keterangan :
  • Glukosa plasma sewaktu merupakan hasil pemeriksaan sesaat pada suatu hari tanpa memperhatikan waktu makan terakhir pasien.
  • Puasa artinya pasien tidak mendapat kalori tambahan minimal selama 8 jam.
  • TTGO merupakan pemeriksaan yang dilakukan dengan memberikan larutan glukosa khusus untuk diminum. Dan sebelum diminum akan dilakukan pemeriksaan kadar glukosa darah, yang kemudian akan kembali diperiksa setelah 1 atau 2 jam setelah pasien meminum larutan tersebut. Namun sayang pemeriksaan ini sudah jarang diperaktekan.
Apabila kadar glukosa seseorang lebih tinggi dari nilai normal akan tetapi tidak masuk kedalam kriteria Diabetes Melitus, maka masuk kedalam kategori prediabetes. Yang termasuk kedalamnya yaitu :
  1. Glukosa Darah Puasa Terganggu ( TDPT ), yang ditegakan apabila hasil pemeriksaan glukosa plasma puasa didapatkan antara 100 - 125 mg/dL. Dan kadar plasma Glukosa Plasma 2 jam setelah meminum larutan glukosa TTGO < 140 mg/dL.
  2. Toleransi Glukosa Terganggu ( TGT ), yang ditegakan apabila kadar glukosa plasma 2 jam setelah meminum larutan glukosa TTGO antara 140 - 199 mg/dL.
Tabel glukosa darah sewaktu dan puasa sebagai patokan penyaring dan diagnosis DM :


Bukan DM Belum Pasti DM DM
Kadar glukosa darah sewaktu (mg/dL) Plasma vena <100 100-199 ≥200
Darah kapiler <90 90-199 ≥200
Kadar glukosa darah puasa (mg/dL) Plasma vena <100 100-125 ≥126
Darah kapiler <90 90-99 ≥100

Sumber : Konsensus pengelolaan dan pencegahan diabetes melitus type 2 di Indonesia - PERKENI tahun 2011

Hal yang menyebabkan Penyakit Diabetes Melitus

Penyebab Diabetes Melitus ,- Beriku ini kami akan infomasikan mengenai hal yang dapat menyebabkan penyakit Diabetes Melitus yang perlu di ketahui, salah satunya yaitu Diabetes terbagi menjadi 2 golongan yang mana diantaranya yaitu :

Diabetes Type 1
Diyakini Diabetes type 1 ini merupakan penyakit autoimun, yang mana sistem tubuh sendiri secara spesifik merusak dan menyerang sel-sel insulin dalam tubuh yang berada pada organ pankreas. Hingga saat ini belum teridentifikasi hal yang merupakan penyebabnya, akan tetapi bukti dilapangan menunjukan adanya faktor Genetik dan Lingkungan seperti akibat infeksi virus tertentu yang berperan dalam prosesnya. Meskipun Diabetes type 1 ini berhubungan dengan faktor genetik, akan tetapi faktor genetik lebih banyak terjadi pada Diabetes type 2.

Diabetes Type 2
Dugaan para ahli Diabetes Type 2 diakibatkan oleh kombinasi faktor genetik serta lingkungan. Kebanyakan pengidap Diabetes Type 2 merupakan keluarga atau tepatnya keluarganya merupakan pengidap penyakit Diabetes type 2 juga atau masalah kesehatan lain yang berhubungan dengan diabetes, salah satu contoh Kolesterol, Tekanan darah tinggi ( Hypertensi ), dan Obesitas. Merupakan keturunan ras hispanik, Afrika, dan Asia memiliki kecenderungan lebih tinggi memiliki penyakit Diabetes type 2, sedang faktor lingkungannya yaitu makanan yang dikonsumsi dan aktifitas yang dilakukan sehari-harinya.

Dibawah ini merupakan faktor risiko Mayor seseorang untuk menderita penyakit Diabetes type 2 :
  1. Genetika / Keturunan penderita Diabetes type 2.
  2. Hypertensi ( >140/90 mm Hg ).
  3. Dislipidemia : Kadar trigliserida ( Lemak ) di dalam darah yang cukup tinggi ( >150mg/dl ) atau kadar Kolesterol HDL >40mg/dl.
  4. Riwayat Toleransi Glukosa Terganggu ( TGT ) atau Glukosa Darah Puasa Terganggu ( GDPT ).
  5. Riwayat Diabetes Gestesional atau bisa juga riwayat melahirkan bayi dengan berat lebih dari 4.500 gram.
  6. Makanan tinggi kalori dan lemak.
  7. Gaya hidup yang tidak aktif.
  8. Kelebihan berat badan / Gemuk.
  9. Usia diatas 45 tahun rentan reskio terkena penyakti Diabetes type 2 ini.
  10. Riwayat menderita polycystic ovarian syndrome, yang mana terjadi juga resistensi insulin.

Diabetes Gestasional diakibatkan oleh perubahan hormonal yang terjadi selama kehamilan. Peningkatan kadar beberapa hormon yang dihasilkan plasenta membuat sel tubuh menjadi kurang responsif terhadap insulin ( Resistensi Insulin ). Karena plasenta berkembang terus selama kehamilan. Produksi hormonpun semakin berkembang dan semakin memperberat resistensi insulin yang terjadi.

Kebanyakan pankreas pada ibu yang sedang hamil menghasilkan insulin yang lebih banyak dari biasanya ( mencapai 3 X dari jumlah normal ) untuk mengatasi resistensi Insulin yang terjadi. Akan tetapi apabila jumlah insulin yang dihasilkan tetap saja tidak cukup, maka kadar glukosa dalam darah akan mengalami peningkatan dan terjadilah Diabetes Gestasional. Kebanyakan wanita yang menderita Diabetes Gestasional akan memiliki kadar gula darah normal setelah melahirkan bayinya. Akan tetapi merekapun memiliki resiko yang lebih tinggi untuk menderita Diabetes Gastasional pada saat berikutnya dan menderita Diabetes type 2 di kemudian hari.

Tips Merawat Kaki bagi Pengidap Diabetes

Penyakit Diabetes ,- Mungkin bagi sebagian orang akan bertanya emang apa hubungannya Diabetes Melitus dengan Merawat Kaki ?, Padahal jangna salah sobat.. salah satu komplikasi yang kebanyakan dialami oleh penderita Diabetes Melitus yaitu masalah Kaki salah satu contoh Luka pada kaki yang tidak kunjung sembuh, infeksi bakteri ataupun jamur dan yang paling paray yaitu Pembusukan jaringan yang biasanya harus dilakukan amputasi/pemotongan. Hal ini diakibatkan oleh 2faktor yaitu diantaranya adalah :



Aliran Darah yang Buruk
Hal ini biasanya diakibatkan karena terjadi kerusakan pada bagian pembuluh darah yang dipicu oleh kadar gula dalam darah yang tinggi dalam jangka waktu yang cukup lama. Aliran darah yang terganggi ini menimbulkan organ kaki tidak mendapat nutrisi yang cukup, yang pada akhirnya kulit kaki menjadi lemah, mudah luka dan sukar sembuh jika terjadi luka.

Kerusakan Syaraf
Hal ini juga diakibatkan karena kadar gula dalam darah yang tinggi dalam jangka waktu yang cukup lama. Kerusakan syaraf ini mengakibatkan kepekaan seorang penderita Diabetes Melitus terhadap rasa sakit menjadi berkurang, hal ini mengakibatkan sang penderita tidak akan sadar/merasakan kakinya telah terluka.


Agar hal ini tidak terjadi pada pengidap Diabetes Melitus, langkah awal yang perlu dilakukan yaitu Mengendalikan kadar gula darah seoptimal mungkin dan tentunya bagi anda yang merupakan seorang perokok aktif cobalah untuk berhenti. dan selalu rawat kaki anda.

Salah satu perawatan harian yang dapat anda lakukan yaitu mencuci kaki dengan sabut dan air hangat. Setelah itu Kaki harus benar-benar dikeringkan hingga ke selalela jari kakinya hal ini agar tidak terjadi perkembangan jamur/bakteri. Coba oleskanpelembab agar kondisi kaki tidak kering, namun ingat jangan pada bagian sela-sela jari kaki, dan jangan merendam kaki karena hal ini dapat membuat kulit mudah rusak dan terinfeksi.

Ketika anda mencuci dan mengoleskan pelembab pada kaki PERHATIKAN KAKI ANDA ! apakah terdapat bercak merah, kapalan, luka, kuku yang tumbuh menusuk jari kaki, kuku kuning dan rapuh, pembengkakan kaki, kulit kaki pecah-pecah ataupun melepuh. Perhatikan pula warna kulit kaki apakah menjadi biru atau hitam. Jika terjadi hal-hal tersebut ini menandakan aliran darah yang buruk sehingga memerlukanpenanganan secepat mungkin. Apabila sulit untuk melihat telapak kaki, gunakanlah cermin atau anda bisa meminta bantuan kepada orang yang berada disekitar.

Perawatan selanjutnya guntinglah selalu kuku anda setiap 1 bulan dengan arah lurus, kemudian kikir ujung kuku yang tajam dengan pengikir kuku dan jangan menggunting kutikula kuku anda.

Pengidap Diabetes Melitus usahakan untuk selalu menggunakan alas kaki yang Nyaman Dipakai baik itu untuk di dalam ataupun diluar rumah. Perlu diperhatikan bahwa alas kaki tidak boleh kebesaran ataupun kekecilan karena hal ini dapat membuat kulit menjadi lecet, Dan ketika anda menggunakan sepatu periksalah bagian sepatu pastikan tidak ada benda yang dapat melukai kaki anda.

Agar aliran darah menuju kaki tetap dalam keadaan normal, cobalah untuk mengangkat kaki anda ketika duduk kemudian gerakan jari-jari kaki serta pergelangan kaki ke atas dan kebawah selama 5 menit sebanyak 2-3 hari sekali. JANGAN MELIPAT KAKI ANDA TERLALU LAMA !

Selain merawat kaki sendiri di rumah, pengidap Diabetes Melitu perlu memeriksakan keadaan kakinya ke Dokter tentunya sekalian dengan memeriksa keadaan gula darah tubuhnya, Dokter akan memeriksa denyut nadi kaki Anda, Sensibilitas, serta berbagai kelainan-kelainan yang mungkit terjadi pada kaki anda.

Indeks Glikemik Makanan bagi penderita Diabetes

Penyakit Diabetes ,- Beberapa waktu yang lalu kita telah jelaskan mengenai Indeks Glikemik yang merupakan peningkatan kadar gula darah yang dipicu oleh 2 faktor yaitu Jumlah dan Jenis karbo hidrat yang dikonsumsi. Makin banyak jumlah karbohidrat yang dikonsumsi ( semakin banyak anda mengkonsumsi jenis makanan ) maka kadar Glukosa dalam darah akan semakin mengalami peningkatan. 

Namun jenis dari karbohidrat pada suatu makanan dapat kita ketahui berdasar pada indeks glikemik makanan tersebut. Dan makanan yang memiliki indeks glikemik yang tinggi dapat meningkatkan kadar gula darah dengan cepat. Sehingga untuk anda pengidap Diabetes sangat disarankan untuk mengkonsumsi makanan dengan Indeks Glikemik yang rendah.

Dan kami akan coba informasikan tabel indeks glikemik  yang dapat anda pakai sebagai pengukur pola makan diet anda. Dan selain indeks glikemik kita coba tampilkan pula takaran saji serta beban glikemik yang dihasilkan apabila suatu makanan dikonsumsi sebesar takaran sajinya.

Jenis makanan
Nama
Indeks Glikemik
Takaran Saji
(gram)
Beban Glikemik
BAKERY
Tortila gandum
30
50
8
Sponge cake
46
63
17
Cake pisang dengan gula
47
60
14
Tortila jagung
52
50
12
Cake pisang tanpa gula
55
60
12
Roti hamburger
61
30
9
Pita bread
68
30
10
Roti putih
71
30
10
Roti gandum utuh (whole wheat)
71
30
9
Bagel putih
72
70
25
Baguette putih
95
30
15
SEREAL
Nasi merah
50
150
14
Oatmeal
55
250
13
Jagung rebus
60
150
20
Muesli
66
30
16
Oatmeal instan
83
250
30
Nasi putih
89
150
43
Cornflakes™
93
30
23
MINUMAN
Jus apel tanpa pemanis
44
250 ml
30
Jus jeruk tanpa pemanis
50
250 ml
12
Soft drink
68
250 ml
23
Dairy Product
Susu skim
32
250 ml
4
Yoghurt rendah lemak dengan buah
33
200
11
Susu penuh lemak
41
250 ml
5
Es Krim
57
50
6
BUAH BUAHAN
Jeruk Bali
25
120
3
Pear
38
120
4
Apel
39
120
6
Jeruk
40
120
4
Peach kalengan
40
120
5
Peach
42
120
5
Pear kalengan
43
120
5
Anggur
59
120
11
Pisang
62
120
16
Kismis
64
60
28
Semangka
72
120
4
KACANG KACANGAN
Kacang tanah
7
50
0
Kacang kedelai
15
150
1
Kacang mede asin
27
50
3
Kacang merah
29
150
7
Kacang hitam
30
150
7
Kacang panggang
40
150
6
PASTA
Fettucini
32
180
15
Makaroni
47
180
23
Spaghetti direbus 20 menit
58
180
26
MAKANAN RINGAN
Keripik jagung asin
42
50
11
Keripik kentang
51
50
12
Berondong jagung tawar
55
20
6
Pretzel
83
30
16
SAYURAN
Wortel
35
80
2
Green peas
51
80
4
Talas
54
150
20
Ubi
70
150
22
Mashed potato instan
87
150
17
LAIN LAIN
Chicken nuggets dipanaskan di microwave
46
100
7
Madu
61
25
12


Untuk catatan yang perlu diperhatikan yaitu jika indeks glikemik glukosa adalah 100 maka :
  • Indeks Glikemik Rendah yaitu ≤ 55
  • Indeks Glikemik Sedang yaitu ≤ 56 - 69
  • Indeks Glikemik Tinggi yaitu ≤ 70

Apa itu Indeks Glikemik ?

Pengertian Indeks Glikemik yaitu ukuran seberapa besar akibat/efek suatu makanan yang mengandung karbohidrat dalam meningkatkan kadar gula dalam darah setelah dikonsumsi. Dibandingkan glukosa ataupun roti putih. Makanan dengan indeks glikemik tinggi merupakan makanan yang dapat dengan cepat dicerna dan diserap sehingga kadar gula dalam darah akan meningkat dengan cepat dan secara signifikan. Makanan dengan indeks glikemik yang minim akan telah terbukti dapat memperbaiki kadar glukosa dan lemak pada penderita penyakit Diabetes Melitus serta dapat memperbaiki resistensi insulin pula. Selain dari pada itu makana dengan indeks Glikemik yang rendah dapat membantu mengontrol nafsu makan sehingga bisa mengontrol berat badan pasien.


Dalam memilih makanan untuk dikonsumsi, penderita diabetes haruslah memperhatikan jenis karbohidrat yang terkandung didalam makanan tersebut. Karena terdapat jenis karbohidrat yang dapat dengan cepat diserap oleh tubuh ( Sehingga kadar gula darah melonjak sehingga akan cepat merasakan lapar lagi ) namun ada pula karbo hidrat yang lambat diserap tubuh ( Sehingga kadar glukosa darah lebih stabil dan tentunya tidak mudah merasa lapar ).

Indeks Glikemik menunjukan jenis karbohidrat yang terkandung didalam makanan, dan bukan jumlah karbohidratnya. Sedang peningkatan kadar gula dalam darah sangat dipengaruhi oleh 2 Faktor yaitu : Jumlah dan Jenis Makanan yang dikonsumsi. Untuk sebagian besar orang kadar glukosa dalam darah lebih dipengaruhi oleh jumlah karbohidrat yang dikonsumsi. Akan tetapi Jenis Karbohidrat juga akan sangat berpengaruh terhadap gula dalam darah. Sehingga strategi yang optimal yaitu mengontrol ke 2 aspek tersebut yaitu Jumlah dan Jenis Karbohidrat yang akan dimakan.

Perlu diketahui pula bahwa efek dari Indeks Glikemik suatu makanan akan berubah apabila dikonsumsi bersamaan dengan makanan lain. Sehingga apabila seseorang mengkonsumsi makanan dengan indeks glikemik tinggi sebaliknya dikombinasikan dengan makanan yang indeks glikemiknya rendah ini akan memberikan efek menyeimbangkan terhadap kadar gula darah.

Pengertian dari Diabetes Melitus

Kelainan metabolik merupakan faktor utama dari penyakit Diabetes Melitus atau yang kita kenal dengan nama kencing manis. Hal ini dipicu oleh berbagai faktor dengan simtoma berupa hiper glikemia kronis dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein, yang merupakan akibat dari :
  • Sekresi hormon insulin.
  • Aktifitas insulin.
  • Transporter glukosa.
  • Seluruhnya.

Berbagai penyakit, sindrom, dan simtoma dapat terpengaruhi oleh penyakit Diabetes Melitus ini. Antara lain Alzheimer, Ataxia-telangiectasia, Sindrom down, Penyakit huntington, kelainan pada mitokondria, distrofi miotonis, penyakit parkinson, sindrom prader-willi, sindrom werner, sindrom wolfram, leukoaraiosis, demensia, hipotioridisme, hipertiroidisme, hipogonadisme, dan lainnya.

Berdasarkan data pada tahun 2013 Negara Indonesia memiliki sekitar 8,3Juta pengidap diabetes dan ini merupakan jumlah ke 4 terbanyak di ASIA dan peringkat ke 7 di DUNIA. Sedang pada tahun 2020 diperkirakan mencapai 12juta penderita Diabetes, Mengingat yang mulai terjangkit Diabetes semakin muda.

Cara Pembelian Obat Herbal Diabetes

Cara Pembelian Obat Herbal Diabetes "





Terimakasih atas minat dan kepercayaan anda kepada kami. ACE MAXS merupakan obat herbal unggulan dikelas Premium yang dapat menjadi perantara kesembuhan dari penyakit Diabetes atau yang juga disebut dengan Gula Darah.

Untuk pemesanan silahkan anda kirim SMS ke No Layanan kami di 0821 2662 9119 dengan format pemesanan seperti contoh di bawah ini :



DBS : Jumlah Pesanan : Nama : Alamat : No HP Aktif
Kirim ke 0821 2662 9119

Contoh pemesanan 2botol.
DBS : 2 Botol : Istikomah Putri : Jl. Raya Ciamis No.111 Rt.02/Rw.04 Kec. Ciamis, Kab. Ciamis - Jawa Barat : 085 223 XXX XXX

Kirim ke 0821 2662 9119




Setelah anda mengirimkan pesan sesuai format pesanan, secepatnya kami akan infomasikan total yang harus anda bayar. Dan jika anda menyetujuinya obat langsung kita kirim.



Harga Obat Herbal ACE MAXS untuk Diabetes